Kisah Abu Bakr dan Sifat Wara’


Suatu hari, seorang budak milik keluarga Abu Bakr menghidangkan sesaji makanan. Diberikan hidangan itu kepada sang khalifah. 

Ketika Abu Bakr baru saja menyantapnya, budak itu berkata, “Apakah anda tahu dari mana makanan ini?

Abu Bakar lantas bertanya, “Dari mana?”

Ia menjawab, “Dulu pada masa jahiliyah, aku pernah menjadi dukun yang menyembuhkan orang. Padahal aku tidak pandai berdukun. Aku aku hanya menipunya. Lalu si pasien itu menemuiku dan memberi imbalan untukku. Yang Anda makan saat ini adalah hasil dari upah itu.”

Segera saja Abu Bakr berusaha memuntahkan makanan yang ditelannya. Beliau memasukkan tangan ke dalam mulutnya hingga keluarlah semua yang ia makan.” (Disarikan dari hadits riwayat Al-Bukhari)

Masya Allah, betapa wara’ sifat yang dimiliki Abu Bakr radhiyallahu ‘anhu. Sungguh beliau menjadi teladan yang baik bagi umat ini. Beliau pula yang hendaknya diteladani anak-anak kaum muslimin.

*Wara’ adalah adalah meninggalkan atau menghindari segala hal yang mengandung syubhat atau tidak jelas status halal haramnya.


You Might Also Like

0 comments

Inilah Gambaran Telaga Rasulullah Al Haudh

Kelak, di Hari Kiamat, terdapat telaga milik Rasulullah shallalhu 'alaihi wasallam. Muslimin akan berbondong-bondong ke sana dan disambu...